Kamis, 11 November 2021

UTS DPM: Membuat Straight News & Feature News

 UTS Dasar Penulisan Multimedia

Nama: Yanuar Aldi Allesandro
NPM: 210104210043
Kelas: A
Semester: 1
Mata Kuliah: Dasar Penulisan Multimedia

Straight News

Kerangka Berita

  • What: Pemuda tewas tenggelam usai selamatkan kambing yang tercebur di waduk
  • When: 11 November 2021
  • Where: Waduk Nglangon, Kec. Kradenan, Kab. Grobogan
  • Who: Pemuda bernama Hartono
  • Why: Pemuda tersebut meninggal karena tenggelam, akibat menyelamatkan kambing yang tercebur di waduk.
  • How: Berdasarkan keterangan warga, korban sedang minum kopi bersama temannya di salah satu warung di dekat waduk sekitar pukul 14.30. Setelah itu, ia melihat kambing jatuh dari rakit seorang petani dan tenggelam, sehingga korban tersebut berusaha menyelamatkannnya. Lalu, korban berhasil membawa kambing ke atas rakit, namun sayangnya ketika berusaha berenang ke tepi, korban tenggelam diduga akibat kelelahan.

Tulisan

Berusaha Selamatkan Kambing di Waduk, Pemuda Grobogan Tewas Tenggelam
Berusaha Selamatkan Kambing di Waduk, Pemuda Grobogan Tewas Tenggelam
Pemuda Tewas Tenggelam Akibat Selamatkan Kambing di Waduk
Seorang pemuda asal Grobogan, Jawa Tengah, meninggal karena tenggelam di Waduk Nglangon, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Grobogan, Kamis (11/11/2021), usai menyelamatkan seekor kambing. Korban tersebut adalah seorang pemuda bernama Hartono (21), warga Desa Crewek, Kecamatan Kradenan.

Kepala BPBD Grobogan, Endang Sulistyoningsih mengungkapkan bahwa sekitar pukul 14.30 WIB, korban sedang ngopi bersama teman-temannya di warung dekat Waduk Nglangon. Pada saat bersamaan, ada seorang penggembala yang sedang menaikkan beberapa ekor kambing untuk digembalakan di pulau kecil yang ada di tengah waduk.

Dalam perjalanan menuju tempat penggembalaan, ada seekor kambing yang melompat dari rakit dan tercebur ke dalam waduk. Melihat peristiwa tersebut, sontak korban berlari dan menceburkan diri ke waduk guna menyelamatkan kambing tersebut.

Upaya penyelamatan tersebut berhasil dilakukan, dan kambing yang tercebur berhasil diangkat kembali ke dalam rakit. Setelah menyelamatkan kambing, korban segera berenang kembali ke pinggir. Namun, sebelum sampai ke pinggir waduk, korban terlihat tidak kuat dan akhirnya tenggelam.

Setelah mendapat laporan dari masyarakat sekitar, pihak BPBD kemudian memberangkatkan tim Search And Rescue (SAR) untuk melakukan pencarian korban. Selain dari BPBD, pencarian korban tenggelam juga didukung personel dari TNI, Polri, relawan, PMI, serta masyarakat.

“Setelah kita lakukan pencarian bersama, korban akhirnya berhasil ditemukan sekitar pukul 17.00 WIB. Setelah dievakuasi, korban kemudian kita bawa ke rumah duka untuk dilakukan pemeriksaan oleh pihak kepolisian. Dari hasil pemeriksaan, tidak ada unsur kekerasan dan korban murni meninggal dunia karena tenggelam,” pungkas Endang.

Sumber

- Kepala BPBD Kabupaten Grobogan, Endang Sulistyaningsih
- Instagram @infogrobogan.id (https://www.instagram.com/p/CWIpcgBJ_of/)
- Instagram @grobogantoday (https://www.instagram.com/p/CWI1_BQhCRi/)

Feature News

Tema

Wisata Candi Joglo Semar

Topik

Mengenal Merasakan suasana Bali namun tetap dengan nuansa lokal Grobogan di Candi Joglo Semar yang menggabungkan dua budaya, yaitu Jawa dan Bali, yang terletak di Dukuh Sukoharjo, Krangganharjo, Kecamatan Toroh atau sebelah selatan Simpang Lima Purwodadi.

Judul

Mengenal Candi Joglo Semar di Grobogan, Merasakan Suasana Bali dengan Kearifan Lokal

Kerangka

  • Pembuka
- Candi Joglo Semar secara umum
  • Isi
- Latar belakang dan kisah didirikannya Candi Joglo Semar

- Hal-hal yang menarik dari Candi Joglo Semar 

  • Penutup
- Akses dan biaya masuk ke Candi Joglo Semar

Tulisan

Mengenal Candi Joglo Semar di Grobogan, Merasakan Suasana Bali dengan Kearifan Lokal
Candi Joglo Semar Purwodadi Grobogan
Candi Joglo Semar
    Untuk merasakan nuansa keindahan Bali sekarang tak perlu lagi pergi jauh! Cukup dengan ke Candi Joglo Purwodadi atau biasa disebut dengan Candi Joglo Semar, anda dapat merasakan suasana Bali yang disajikan dengan penggabungan budaya Jawa dan Bali. Destinasi wisata baru ini terletak di Kabupaten Grobogan yang berada di Dukuh Sukoharjo, Krangganharjo, Kecamatan Toroh atau sebelah selatan Simpang Lima Purwodadi.

    Candi Joglo Semar Grobogan merupakan candi berkarakteristik budaya Bali namun dipadukan dengan budaya Jawa. Sehingga destinasi wisata ini memiliki karakter yang cukup unik. Kisah dibangunnya Candi Joglo Semar Grobogan dilatar belakangi oleh Kabupaten Grobogan yang sebenarnya pelopor munculnya kerajaan-kerajaan di Tanah Jawa, luar pulau Jawa, hingga ke luar nusantara. Hal ini dibuktikan dengan Kerajaan Medangkamolan yang berada di Daerah Banjarejo sehingga menunjukan bahwa Bumi Grobogan pernah memiliki peradaban maju. Selain itu juga terdapat fosil-fosil yang usianya sudah ribuan tahun dan benda-benda penemuan tersebut kini tersimpan rapi di Omah Balung Banjarejo.

    Candi Joglo Semar Grobogan merupakan manifestasi sebuah ruang bangun asli tanah Jawa. 4 saka guru yang merupakan penopang utama, genting dari tanah liat sebagai simbol sifat manusia yang lembah manah. Hal tersebut bermakna tanah yang diinjak, dibuangi kotoran, dikencingi, namun tetap memberi kehidupan pada manusia. Bahkan saat berada di atas, rela kehujanan dan kepanasan demi melindungi para penghuni di dalamnya.

    Sebelum memasuki gapura, pengunjung juga dapat menambah pengetahuan tentang sejarah Pulau Jawa terutama Kerajan Medang Kamulan. Sementara di dalam joglo, terdapat banyak benda-benda sejarah yang masih tersimpan seperti lingga, keris dan lesung yang menjadi peninggalan masa Kerajaan Medang Kamulan, Prasasti Linggayoni hingga patung leak. 

    Kompleks Candi Joglo Semar ini dibagi menjadi dua. Pertama, kawasan Candi Joglo Semar yang sudah ada sejak zaman Kerajaan Medhangkamulan. Bagian joglo di sini dari dulu sampai sekarang sering dipakai untuk semedi. Lalu dibagian kedua ada kawasan Candi Karsa. Bagian ini merupakan perluasan area objek wisata dan lebih luas dari yang pertama. Pada saat golden hour, seluruh bangunan di Candi Karsa diselimuti cahaya keemasan yang lembut. Area persawahan yang berada di sampingnya juga membuat suasana yang sejuk dan adem. 
Candi Joglo Semar Purwodadi Grobogan
Penampilan Tari Tradisional
    Para pengunjung dapat berfoto ria dan juga menikmati penampilan tari tradisional Bali, yaitu diantaranya Tari Barong, Tari Pendet, Tari Kecak, dan Sendrataru Ramayana. Pengelola sengaja memadukan tarian Bali dan tari wayang orang dari Jawa. Tarian Bali digunakan sebagai tari sambutan, sedangkan tari wayang sebagai hiburannya. Selain itu, hal yang unik adalah penarinya ada yang berasal dari Bali, hal ini bertujuan agar para wisatawan benar-benar merasa sedang di Pulau Bali. Saat pertunjukan tari berlangsung, pengunjung dapat menari bersama para penari di pelataran bawah.

    Untuk masuk ke Candi Joglo Semar terdapat tiket masuk seharga Rp10.000,00 per orang. Tarif ini belum termasuk biaya sewa kain poleng atau kain bermotif kotak-kotak hitam putih seharga Rp5.000,00 yang dipakai di pinggang sebelum masuk ke Candi. Selain itu, pengunjung pria akan memakai ikat khas Bali, dan pengunjung wanita akan memakai ikat kepala bunga. Aksesnya juga sangat mudah karena terletak di arah Jalan Purwodadi-Solo, setelah itu masuk gang perumahan warga sekitar 10 meter.

Sumber

- Bapak Muhadi (Pengelola Candi Joglo Semar Grobogan)
- https://semarang.bisnis.com/read/20210605/536/1401674/candi-joglo-semar-di-grobogan-destinasi-baru-berasa-bali
- https://www.viva.co.id/blog/wisata/1133757-candi-joglo-wisata-hits-di-kabupaten-grobogan

0 comments:

Posting Komentar

Tata Tertib Berkomentar :
1.) Berkomentarlah dengan sopan sesuai dengan topik artikel.
2.) Jangan sertakan link aktif dalam komentar, karena saya pasti akan mengunjungi balik blog sobat.
3.) Jika artikel ini bermanfaat bagi sobat, bagikan artikel ini ke teman-teman sobat melalui Facebook, Google+, Twitter dan lain lain, karena "berbagi itu indah" hehehe.

Terima kasih sudah berkunjung.